Sabtu, 27 Mei 2017

"Kuliahlah ke luar negeri"


Jumat pagi itu,sekitar  jam 8 Aku bersiap untuk berangkat ke kampus seperti biasanya.Tiba -tiba sebuah pesan masuk ke telpon genggam milik ku,ternyata hari ini kelas ditiadakan.Tapi tetap dalam diriku aku berniat untuk menambah ilmu hari ini,Wal hasil aku berupaya mencari informasi kegiatan bermanfaat yang bisa aku ikuti hari itu,mulai dari membuka timeline di sosial media milikku,melihat postingan teman,membuka OA line sekiranya aku mendapatkan informasi tentang kegiatan yang bisa aku ikuti di Kampus hari ini. Beruntungnya Aku,ternyata tengah diadakan sebuah seminar gratis mengenai beasiswa dan study ke luar negeri dari kampusku.Seorang sahabat aku ajak untuk menemaniku untuk ikut seminar ini,karena aku merasa seminar ini juga bermanfaat bukan hanya untukku tapi untuk sahabatku ini.

Bergegaslah kami berdua menuju Kampus,jam tangan ku sudah menunjukkan pukul 9,30,Aku berfikir bagaimana cara kami agar sampai di tempat seminar itu dengan cepat,karena sebenarnya seminar itu sudah dimulai semenjak jam 8 pagi tadi.Aku berinisiatif untuk menggunakan ojek agar sampai dengan cepat ke tempat yang kami tuju.Namun,sahabat ku menolak saran ku,"kita tidak perlu membuang-buang uang, kan ada fasilitas gratis dari kampus,yuk naik odong-odong aja (read :odong-odong : angkot gratis bagi mahasiswa).Ku ikuti saran sahabat ku itu,tak lama kami menunggu datanglah odong-odong berwarna merah tersebut,Aku dan sahabatku langsung naik ke kendaraan itu.
5 menit berselang,kami sudah sampai di tempat yang kami tuju,sebelum memasuki ruangan kami mengisi daftar hadir terlebih dahulu,lalu barulah kami masuk ke ruang seminar tersebut.Sesampainya di ruangan itu,ternyata kami mendapati moderator tengah bersalaman dengan pembicara sambil memberikan plakat kegiatan.

Sontak saja sahabatku berujar : " Wah ,acaranya udah beres?yah ,gimana dong?" 
Tiba - tiba seorang wanita yang  mengenakan baju berwarna hitam dengan corak putih dilengkapi dengan motif ornamen bangunan menara pisa,piramida mesir dan lain sebagainya berkata pada kami,
"Teh,silahkan duduk di barisan ini" ( sambil menunjuk ke arah kanan kami). 
Melihat dari pakaiannya kami rasa ia adalah salah satu dari panitia acara ini.
" Oh iya teh,Terima Kasih",ujar ku,"Teh aku mau nanya,ini acaranya sudah selesai?( dengan wajah penuh harap,semoga belum ujarku dalam hati).
"Belum Teh,masih ada sesi kedua kok tenang aja"
Wah ,Alhamdulillah ga sia-sia kita kesini ternyata acaranya masih berlanjut heheee ( Imbuhku dalam hati).

Walaupun kami hanya mendapatkan pemaparan materi pada Sesi 2 tapi aku bersyukur karena apa yang di sampaikan oleh pembicara sangat menginspirasiku dan memotivasiku untuk melanjutkan kuliah ke Luar negeri.Awalnya keinginan ku untuk pergi ke luar negeri sudah aku hapus jauh-jauh dari pikiranku ini,karena aku sadar keterbatasan bahasa yang aku miliki membuat aku tidak berani untuk bermimpi melanjutkan kuliah keluar negeri.Tapi setelah mendengarkan pemateri hebat yang ada di seminar itu,Aku menjadi yakin bahwa tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini,bermimpilah setinggi langit,sampai kamu dapat menggapai mimpi-mimpimu,tuliskan semua mimpi-mimpimu,bersungguh-sungguhlah dalam menggapainya,jangan menyerah.Yakin bisa,harus bisa ,pasti bisa karena Allah akan mengenggam mimpi-mimpi kita,biarkan Allah yang menghapus mimpi yang buruk untuk kita,agar mimpi baik selalu menyertai kita.

"Language is Important " ya memang benar,pepatah itu memiliki arti mendalam,dengan bahasa kita bisa kemana saja,kita dapat optimal dalam membantu orang lain,bayangkan jika terjadi bencana alam di suatu negara,lalu bayangkan kita seorang  dokter yang menangani korban bencana alam tersebut, atau kita seorang volunteer yang ingin membantu korban di negara tersebut,bayangkan jika kita tidak menguasai suatu bahasa,minimal bahasa inggris,kita akan kesulitan dalam menolong orang yang terkena bencana alam tersebut.

Dari sepenggal kata-kata tersebut saya menjadi sadar bahwa Saya harus bisa menguasai bahasa Inggris agar saya dapat membantu orang lain di belahan bumi manapun.Hal ini juga meyakinkan saya kembali, bahwa saya tidak akan takut lagi dalam bermimpi untuk pergi ke luar negeri,menguasai bahasa asing ,melanjutkan study ke luar negeri,menolong orang-orang yang membutuhkan pertolongan saya di luar sana.

Satu kalimat penutup yang disampaikan oleh pembicara pada sesi kedua tersebut adalah :" Kuliahlah ke luar negeri,karena orang-orang yang kuliah di luar negeri akan memiliki perspektif yang berbeda,Kuliahlah ke luar negeri."

Karena orang-orang tersebut akan terlahir menjadi pribadi yang baru. Kembali ke Indonesia membangun negeri ini menjadi lebih baik.

Selepas acara seminar itu Aku dan Sahabatku pulang ke rumah masing-masing dengan semangat belajar yang tinggi,memulai mimpi-mimpi luar biasa kami ,layaknya sebuah baterai yang telah di isi kembali .Walaupun banyak rutinitas kampus yang harus kami jalani,tapi diri ini harus diisi dengan kegiatan positif agar jiwa tidak kering,agar motivasi untuk menjadi lebih baik selalu mengiringi di setiap hari.

#Janganlelahuntukbelajar
# Thinkpositive
#Semangatberbagi
#RamadhanInspiratif
#Challenge
#Aksara





2 komentar:

  1. 👍👍👍 mantafff, semangaaaaat. Semoga tercapai cita-citanya :)

    BalasHapus

Daftar Hal Apa Saja Yang Harus Kamu Miliki Jadi daftar apa saja yang perlu kamu buat,ada 10 daftar yang mesti kamu buat agar kamu dap...